Proses Pengolahan Kopi Tak Semudah Penyajiannya

28 November 2022

Artikel Proses Pengolahan Biji Kopi Sebelum Menjadi Bubuk Kopi Hitam yang Harum & Siap Diseduh

Tanggal ditulis: 28 November 2022

Proses pengolahan kopi ini jauh dari kata sederhana dan membutuhkan waktu yang juga tidak sebentar, loh. Proses di mana kopi ditanam hingga pengolahannya membutuhkan keterampilan khusus. Para pencinta kopi pasti paham bahwa setiap biji kopi memiliki keunikan tersendiri. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, tapi satu yang pasti semua berawal dari proses penanamanya.

Penasaran dengan proses pengolahan kopi? Yuk! ikuti pengalaman belajar pembuatan kopi di Munduk Moding Plantation Nature Resort & Spa di Bali

• Berawal dari Penanaman Hingga Akhirnya Dipanen

Proses penanaman biji kopi ini memiliki persiapan yang panjang dan dilakukan dengan hati-hati. Hal utama yang harus diperhatikan adalah jenis biji kopi harus ditanam di ketinggian yang tepat.

Pohon kopi Arabika harus ditanam di pegunungan dengan ketinggian 1000-2000 mdpl. Rata-rata rasa kopi favorit ditanam di ketinggian lebih besar dari 1300 mdpl. Kenapa? Hal ini dikarenakan karakter dan rasa kopi yang didapatkan terasa lebih kompleks.

Setiap tahunnya pohon kopi akan mulai berbunga di bulan Mei, setelahnya butuh waktu sekitar 9 bulan untuk menghasilkan buah kopi atau ceri. Di bulan Februari buah ceri kopi bermunculan dan siap panen.

Cherry Processing, Proses Penting Setelah Panen

Proses setelah panen atau pasca panen ini tidak kalah penting karena bisa memengaruhi kualitas akhir kopi. Lalu apa yang diperlukan setelah ceri kopi dipanen?

Ceri kopi yang telah dipetik dan dikumpulkan akan melewati proses pengolahan yang panjang. Ada dua hal yang dilakukan setelah panen, yaitu proses pengelupasan kulit serta pengeringan atau penjemuran.

• Coffee Roasting dan Grinding

Terakhir, setelah melewati berbagai proses pengolahan kopi yang panjang, biji kopi siap untuk dipanggang sesuai kebutuhannya. Tingkat roasting biji kopi lagi-lagi akan memengaruhi rasa yang dihasilkan.

Sebagai contoh, kamu yang menyukai rasa cenderung pahit, maka pilihlah roasting yang lebih gelap atau dark roast. Setelah proses roasting, biji kopi biasanya sudah siap kamu olah jadi sebuah menu kopi.

Hal yang perlu kamu lakukan setelahnya adalah menggiling atau roasting biji kopi hitam sesuai dengan alat seduh yang ingin digunakan.

Baca juga: Rekomendasi Resort Cantik & Aktifitas Uniknya

Itu tadi proses pengolahan kopi tradisional yang lazim dilakukan. Walaupun proses pengolahannya sulit, kamu bisa mempelajarinya.

Dapatkan aktifitas unik berwisata mengelilingi kebun kopi dengan menunggangi kuda di Bali hanya di Bae. Dan temukan aktifitas unik lainnya.